5+ Cara Mengakali Fingerprint Saat Absensi di Sekolah
Home DHGTK / tips & trick

5+ Cara Mengakali Fingerprint Saat Absensi di Sekolah

Hai semua! unLiroom akan membagikan untuk kamu semua tentang Cara Mengakali Fingerprint yang biasa digunakan untuk mengisi absen di sekolah.

Terjadi perubahan signifikan terhadap kegiatan pendidikan sejak dimulainya tahun ajaran 2019. Munculnya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017, mewajibkan Guru bekerja selama 37,5 Jam Per Minggu.

Pelaksanaan absensi di sekolah juga di monitoring Dinas Pendidikan melalui mesin Fingerprint. Dampaknya banyak guru takut bolos kerja, karena akan berdampak pada pemotongan uang makan yang akan didapat di akhir bulan nantinya. Baca: Proses Absensi Online Guru

Tentu saja Fingerprint hanya sebatas alat, tanpa dilakukan pengawasan ketat masih dapat dicurangi dengan berbagai cara. Sebelum membaca artikel ini diperingatkan kepada Guru semua, jangan lakukan tips trik berikut di sekolah, karena akan merusak nilai moral Anda sebagai seorang pendidik.
Terdapat 5 trik untuk memanipulasi pengisian absensi fingerprint

Berikut merupakan 5 Cara dapat dilakukan untuk mencurangi absen fingerprint:

1. Mengakali Setingan Jam di Fingerprint

Ubah jam tertera pada perangkat lunak fingerprint
Ganti Pengaturan Waktu Fingerprint

Trik mengutak-atik setingan jam di mesin Fingerprint sangat cocok dilakukan bagi para Guru yang sering datang terlambat ke sekolah dan ingin pulang cepat.

Contoh:
  1. Jam 7.10 sampai 7.30 adalah rentang waktu untuk melakukan absensi cap jempol. Tapi Anda terlambat datang, sehingga sampai di sekolah jam 7.40.
  2. Menurut aturan jam pulang, melakukan absensi jam 15.10 sampai 15.30. Tetapi Anda ingin pulang cepat.

Tidak perlu khawatir, Anda dapat menyiasati dengan memundurkan atau memajukan jam fingerprint.

Caranya:
  1. Tekan tombol MENU,
  2. Klik setting (pengaturan),
  3. Cari option JAM.
  4. Kemudian sesuaikan jam absensi yang diinginkan.


Kelemahan: Administrator (Operator Sekolah) dapat mengetahui kapan perbuatan curang mengutak-atik settingan jam dilakukan. Karena akan tercatat pada log aktivitas software.

Untuk mengatasi cara kecurangan ini dapat dilakukan dengan memberikan password (sistem kunci) pada perangkat lunak fingerprint. Jadi, hanya pihak administrator dapat mengganti setelan pengaturan.

2. Titip Absen dengan Rekan Kerja

Manipulasi absensi dapat dilakukan dengan menitip absen ke kawan
Manipulasi sidik jari pada fingerprint yang akan di save

Mengakali fingerprint menggunakan cara titip absen dapat dilakukan dengan mengubah pengaturan rekam identitas biometrik guru. Pada umumnya, perangkat lunak mesin menyimpan maksimal 2 sidik jari pegawai. Untuk jaga-jaga, jika nanti salah satu jari terluka.

Kamu dapat mengelabui sistem pengaturan dengan mendaftarkan rekam identitas biometrik anda menggunakan sidik jari rekan kerja mu.

Jika Guru berhalangan bekerja ke sekolah. Pengisian absensi tetap dilakukan oleh rekan kerja anda. Karena sidik jari teman mu telah terdaftar dan mewakili diri anda untuk mengisi daftar hadir.

3. Manipulasi Database Kehadiran Guru Secara Manual Oleh Operator

operator dapat memanipulasi data kehadiran guru secara langsung
Operator berperan sebagai Administrator

Bagi operator sekolah yang berperan sebagai administrator memiliki kontrol penuh daftar hadir guru. Tindakan operator untuk memanipulasi fingerprint dapat diterapkan dengan mengganti jam datang atau jam pulang (jika tidak memenuhi kriteria absensi).

Cara mengakali mesin biometrik ini hanya diterapkan jika fingerprint tidak terkoneksi internet atau data absen tidak langsung dikirim ke server Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan (DHGTK).

Kelemahan: Guru harus berhubungan baik dengan operator sekolah

4. Datang Tak di Jemput, Pulang Tak di Antar

Salah satu tindakan manipulasi absen tanpa harus bekerja
Datang ke Sekolah Hanya untuk Absen

Jika pegawai menggunakan cara curang "datang tak di jemput, pulang tak di antar", saya pribadi menyebut tipe guru seperti jelangkung. Seperti namanya, guru hanya datang pada pagi hari untuk mengisi absen, selanjutnya selama jam kerja tidak nampak. Tapi saat jam pulang tiba-tiba muncul untuk fingerprint jam pulang;

5. Membuat Sidik Jari Palsu


Sidik jari palsu dapat dibuat menggunakan berbagai cara, seperti: dari silikon, printer 3D, membeli jempol palsu secara online dan menyewa jasa pembuatan sidik jari palsu di toko spanduk yang ada di pinggir jalan.

Cara mengakali biometrik fingerprint ini hampir sama dengan trik nomor kedua. Sidik jari palsu dititip kepada rekan kerja (guru lain) untuk melakukan pengisian biometrik.



Akhir Kata

Tanpa pengawasan ketat, penambahan jam kerja guru menjadi 37,5 jam/minggu tidak akan memberikan dampak bagi perkembangan pendidikan. Karena masih banyaknya ASN diluar sana melakukan cara-cara curang dalam mengisi absen fingerprint di sekolah.

Adapun kelima tindakan ilegal diatas untuk mengelabui absensi tidak direkomendasi untuk diterapkan di sekolah dalam mengisi daftar hadir kerja. Lakukanlah tugas dan tanggung jawab anda sebagai seorang guru yang mana menjadi panutan untuk siswa-siswinya. 

Baca juga :

to Top