Apa Persyaratan Seleksi ASN (CPNS dan PPPK) 2019??
Home news

Apa Persyaratan Seleksi ASN (CPNS dan PPPK) 2019??

Selamat datang di unLiroom, pada kesempatan ini kami akan membahas sedikit tentang syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi ASN baik itu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mendapatkan pekerjaan layak adalah salah satu hak yang harus didapatkan oleh setiap warga negara Indonesia. Pekerjaan itu salah salah satu menjadi favorit "ASN" atau kepanjangan dari Aparatur Sipil Negara.

Tentu banyak orang ingin menjadi ASN karena mendapatkan keuntungan yang lumayan seperti mendapatkan gaji walaupun sudah pensiun di usia tua.

Namun untuk menjadi seorang yang dapat lolos dalam seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik CPNS atau pun PPPK tidaklah mudah. Karena memiliki banyak saingan dan tingkat test yang terbilang susah.

Sebelum itu kita sebagai pelamar harus mempersiapkan dari awal segala persyaratan untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019.



    Apa saja syarat-syarat yang dibutuhkan oleh pelamar untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2019??



    EMAIL AKTIF


    Email adalah singkatan dari electronic mail. Memiliki fungsi sebagai alamat dalam mengirim dan menerima pesan dengan menggunakan fasilitas internet berupa komputer atau pun smart phone. 

    Untuk kamu yang mengikuti ujian seleksi CPNS dan PPPK 2019 namun belum memiliki email dapat mendaftarkan secara langsung dari gmail.com, hotmail.com, mail.aol.com, mail.yandex.com, mail.com, dan website lainnya.


    KARTU TANDA PENDUDUK (KTP)


    Jika ingin mendaftar mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 harus melengkapi persyaratan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdiri dari 16 digit angka.

    NIK biasa terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu pelamar CPNS dan PPPK 2019 harus sudah menyiapkan scan dan fotocopy dari KTP untuk syarat selanjutnya

    KARTU KELUARGA (KK)


    Untuk membuat akun sscn.bkn, Calon PNS dan PPPK 2019 juga harus menyediakan syarat memiliki nomor KK atau nomor Kepala Keluarga. Syarat ini terdapat didalam Kartu Keluarga (KK) yang kita miliki dan terdiri dari 16 digit angka sama seperti NIK.

    IJAZAH DAN TRANSKRIP NILAI


    Ijazah dan transkrip nilai ialah salah satu persyaratan terpenting lainnya. Ijazah dapat dikatakan sebagai dokumen atau pun sertifikat yang menandakan Anda telah selesai (lulus) dari suatu lembaga instansi pendidikan.

    Transkrip nilai merupakan daftar kumpulan dari beberapa nilai yang Anda peroleh selama melaksanakan pendidikan di lembaga tersebut.

    Bagi pelamar CPNS dan PPPK 2019 harus memenuhi persyaratan memiliki ijazah minimal Sekolah Menengah Atas (SMA), D-3, S-1, atau S-2. Sesuai dengan syarat instansi tempat Anda melamar Calon Pegawai Negeri Sipil 2019.

    FAS FOTO


    Dengan ukuran 4 cm x 6 cm dengan latar belakang merah, minimal 120 kb maksimal 200 kb

    SWAFOTO (FOTO SELFIE)


    Persyaratan Swafoto harus di upload di website CPNS dan PPPK 2019

    Menurut wikipedia, swafoto adalah jenis foto narsisme atau potret diri sendiri dengan menggunakan kamera digital atau kamera handphone.

    Untuk melamar dan turut serta dalam ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja melengkapi syarat-syarat salah satunya adalah mempunyai swafoto atau foto selfie dengan seluruh anggota badan serta kedua tangan memegang KTP dan

    Formulir pendaftaran di website sscn.bkn. Selanjutnya peserta harus mengupload swafoto tersebut ke website persyaratan sscn.bkn

    7. FORMULIR YANG DIBUTUHKAN LAINNYA


    Formulir yang termasuk dalam persyaratan CPNS dan PPPK 2019 dapat berupa surat lamaran dan surat pernyataan sesuai instansi pemerintahan yang dilamar. Berdasarkan pengalaman seleksi ujian seleksi Aparatur Sipil Negara sebelumnya beberapa instansi memerlukan formulir-formulir tersebut.
    Nb: Setiap formulir tidak sama sesuai dengan instansi pemerintahan yang dilamar dalam CPNS dan PPPK 2019

    Apa perbedaan antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK)??

    Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014. Aparatur Sipil Negara merupakan singkatan dari istilah "ASN", terbagi menjadi 2 jenis profesi pekerjaan, yaitu:

    1. PNS kepanjangan dari Pegawai Negeri Sipil,

    • Keuntungan yang diperoleh jika berhasil menjadi Pegawai Negeri Sipil :
    • Gaji stabil dan biasanya akan naik,
    • Memperoleh tunjangan hidup yang lumayan
    • Dapat menggunakan beberapa fasilitas negara secara gratis,
    • Tetap memperoleh gaji walaupun pensiun,
    • Tidak akan di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dengan syarat tidak melakukan pelanggaran berat
    • Bisa cuti dan tetap di gaji,
    • Mudah meminjam uang ke BANK dengan syarat gaji masih ada,
    • Jam kerja yang sedikit (sekitar 08.00 pagi sampai dengan 16.00 sore)
    • Dapat melakukan pindah kerja (mutasi)

    2. PPPK (P3K) dikenal dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (kontrak)

    • Keuntungan yang didapat jika menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK):
    • Gaji stabil sama dengan PNS dan biasanya akan naik,
    • Memperoleh tunjangan hidup yang lumayan
    • Dapat menggunakan beberapa fasilitas negara secara gratis,
    • Tetap memperoleh gaji walaupun pensiun,
    • Dapat diberhentikan jika kontrak telah selesai
    • Bisa cuti dan tetap di gaji,
    • Mudah meminjam uang ke BANK
    • Jam kerja yang sedikit (sekitar 08.00 pagi sampai dengan 16.00 sore)

    Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) ada sekitar 4.374.349 orang yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Indonesia di tahun 2016. (dapat dilihat di tabel dibawah ini)

    Menurut mempan.go.id, CPNS yang berlangsung di tahun 2014 pelamar memenuhi persyaratan mencapai 2,6 Juta. Tahun 2016 seleksi CPNS menghasilkan 2,4 Juta pelamar, sedangkan di tahun terakhir 2018, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil berhasil memecahkan rekor sebesar 3,7 Juta lebih.

    Khusus seleksi di tahun 2018 terdapat keunikan, yaitu yang berhasil lolos dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekitar 100 Ribu orang, namun lowongan untuk Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil membutuhkan 200 Ribu.

    Dapat disimpulkan setiap tahun dalam persyaratan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin ketat, dengan meningkatkan persaingan maka setiap orang akan melakukan persiapan yang dibutuhkan dalam mengikuti CPNS. Terutama dalam melengkapi segala jenis persyaratan dalam bentuk administrasi.

    Baca juga :

    to Top